Ahok
Kredit ilustrasi : liputan6.com

Emang bener sejumlah kelompok Islam tengil di Jakarta itu sedang menggelar kontes “Muslim Governor Idol” guna mencari sosok gubernur Muslim idaman umat Islam? Lo bukannya mereka sudah punya gubernur Muslim idaman?

Bukannya Yang Mulia Panglima Besar FPI Habib Rizieq sudah melantik Kiai Haji Fahrurozi alias Bang Rozi? Emang pergi kemana ya Bang Rozi kok mereka sampai bikin kontes gubernur Muslim DKI? Menghilangya? Kagak pulang-pulang menyusul Bang Toyib?

Emang bener mereka menolak Ahok karena beliau adalah seorang “kafir” eh lupa, “Cina-kafir”? Ah gak juga. Bohong kali mereka. Pak Jokowi kan Muslim, mereka tolak juga tuh dulu. Kata mereka, Pak Jokowi itu “Islam abangan”, “Islam kejawen” jadi “kurang Islam” atau islamnya kurang.

Apakah kalau “Islamnya bener-bener”, mereka akan menerima? Ah gak juga. Dulu, rombongan “Muslim pentungan” ini dengan gigihnya menolak KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kurang apa Gus Dur coba? Kiai mumpuni, alim lim lim, anak dan cucu seorang tokoh Muslim hebat, pernah sekolah di Timur Tengah, ahli kitab kuning & putih, Bahasa Arabnya keren abis. Tapi kenyataannya mereka tolak juga tuh. Ya kan?

Jadi, seandainya Ahok itu Muslim pun dan namanya diganti dengan “Habib Nurul Qomar al-Sini” misalnya, mereka tetap akan tolak dia. Karena sebetulnya bukan faktor “Cina-kafir”-nya yang mereka persoalkan, tetapi karena faktor “Ahok”-nya. Karena Ahok dipandang sangat membahayakan mereka, maka romobongan “kutu kupret” ini pun, ditambah dengan “jamaah tikus got” para koruptor tengik berjamaah bersatu-padu menyingkirkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.