Nasionalisme Syiah Saudi saat terjadi perang
Nasionalisme Syiah Saudi saat terjadi perang

Sedang ngobrol santai di sebuah warung kopi dan teh dengan warga Syiah dan Sunni di daerah Qatif, Saudi Timur. Warung teh/kopi adalah sebuah “ruang publik” yang biasa digunakan oleh warga untuk ngumpul, bercengkrama, bergurau, ngrumpi, berbagi cerita dan informasi seolah tidak ada masalah dan perbedaan sedikitpun di antara mereka.

Beberapa warga juga cerita kalau mereka biasa mengadakan acara sama-sama, bahkan kawin-mawin, yang sudah berlangsung turun-temurun dari generasi ke generasi. Memang hubungan antar/inter-agama baru akan menjadi masalah, jika ada sebagian kelompok yang melakukan “politisasi agama” atau sebaliknya, “agamaisasi politik”.

Karena itu, waspadalah Anda jangan sampai kalian terpancing dengan isu-isu murahan yang bisa memorak-porandakan hubungan damai antar-manusia. [SQ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.